2148062 - TYAS HARNANDO

A. LETAK GEOGRAFIS KALIMANTAN UTARA


Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki luas ± 75.467.70 km², terletak pada posisi antara 114º 35’ 22’ - 118º 03 00’ Bujur Timur dan antara 1º 21’ 36’ - 4º 24’ 55’ Lintang Utara. Selain itu berdasarkan batas kewenangan provinsi, Provinsi Kalimantan Utara diketahui memiliki luas lautan seluas 11.579 km² (13% dari luas wilayah total).

(kaltaraprov.co.id)

(gambar : wikipedia.org)

B. LUAS DAN BATAS WILAYAH

 


Luas Wilayah Kalimanatan Utara

  • ·         Kabupaten / Kota Luas Km"  
  • ·         Bulungan    13.925,70 km    
  • ·         Malinau      46.620,70 km
  • ·         Tana Tidung        4.828,58km
  • ·         Nunukan    13.841,90 km
  • ·         Tarakan     250,80 km

Kalimantan Utara 75.467,70km

Batas Wilayah Kalimantan Utara

  • ·         Sebelah Utara: Negara Sabah (Malaysia)
  • ·         Sebelah Timur: Laut Sulawesi
  • ·         Sebelah Selatan: Provinsi Kalimantan Timur
  • ·         Sebelah Barat: Negara Serawak (Malaysia)

(kaltaraprov.co.id)

C. SEJARAH

Sejarah Kalimantan Utara

Wilayah yang menjadi Provinsi Kalimantan Utara merupakan bekas wilayah Kesultanan Bulungan. Kesultanan Bulungan pernah menguasai wilayah pesisir yang terdiri dari beberapa daerah yaitu Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, Kota Tarakan dan Tawau (Sabah sekarang) yang di dalamnya terdapat bermacam-macam suku.Kesultanan Bulungan didirikan pada tahun 1731. Raja pertama adalah Wira Amir yang bergelar Amiril Mukminin (1731–1777), dan Raja yang terakhir atau ke-13 adalah Datuk Tiras yang bergelar Sultan Maulana Muhammad Djalalluddin (1931-1958).


Proses pemekaran Kalimantan Utara menjadi suatu provinsi terpisah dari Kalimantan Timur telah dimulai pada tahun 2000-an. Setelah melalui proses panjang, pembentukan provinsi Kalimantan Utara akhirnya disetujui dalam rapat paripurna DPR pada tanggal 25 Oktober 2012.

(kaltaraprov.co.id)

(gambar : indonesia.go.id)

D. DEMOGRAFI


  • Jumlah penduduk Provinsi Kalimantan Utara hasil Sensus Penduduk 2020 (september 2020) berjumlah 701.814 jiwa. Terjadi penambahan sebesar 177.158 jiwa bila dibandingkan tahun 2010.
  • Laju pertumbuhan penduduk per tahun (2010-2020) di Provinsi Kalimantan Utara mencapai2,86 persen. Terjadi penurunan laju pertumbuhan penduduk mencapai 5,19 persen bila dibandingkan dengan tahun 2000-2010
  • Persentase penduduk usia produktif (15-64 tahun) di Provinsi Kalimantan Utara mencapai 69,95 persen. Sementara persentase penduduk lansia di Provinsi Kalimantan Utara mencapai 3,39 persen. Terjadi peningkatan persentase penduduk lansia sebesar 2,41 persen bila dibandingkan dengan tahun 2010.
  • Rasio Jenis Kelamin Provinsi Kalimantan Utara mencapai 112. Artinya, dari 100 orang perempuan, terdapat 112 orang penduduk laki-laki di Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini menunjukkan bahwa penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk perempuan.
  • Bila dilihat menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara, sebesar 34,59 persen total penduduk Provinsi Kalimantan Utara terkonsentrasi di Kota Tarakan, yaitu mencapai 242.786 jiwa.

(kaltara.bps.go.id)

 

E. AGAMA DAN SUKU BANGSA

·         Agama

Berdasarkan agama di Kalimantan Utara menurut Kementerian Dalam Negeri (2021), 507.780 adalah Muslim, 137.540 adalah Protestan, 42.260 adalah Katolik, 4.165 adalah Buddha, 344 adalah Hindu, 151 adalah Konghucu dan 11 adalah agama tradisional.

Sumber: Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Utara

·         Suku Bangsa

Suku bangsa di kalimantan utara yang native adalah Dayak, Bulungan, Tidung, dan juga menurut saya, Bajau. Meskipun Bajau hidup di laut, namun mereka punya pemukiman di pesisir.

Dayak



Dayak by far adalah suku yang paling pribumi. Kehidupan dan tata cara keagamaan serta sosial bisa dibilang asli. Tapi dayak hidup dengan kelompok-kelompok kecil. Karena itu meskipun jumlah banyak namun tersebar atas desa-desa yang berjauhan dan kadang masih di pedalaman. Karena tersebar dalam kelompok kecil maka dayak banyak sub-etnisnya. Misalnya kayan, kenyah, agabag, burusu, lundayeh, lun bawang, tingalan, atau yang masih primitif, punan.

 

Bulungan



Bulungan berkerabat dekat dengan dayak, dilihat dari sejarah bulungan dan cerita rakyat bambu-telur. Kasultanan Bulungan dulunya merupakan kerajaan besar, dan sempat diberi status daerah istimewa bersama jogja, surakarta, berau, kutai, dan kalimantan barat. Wilayah kalimantan utara saat ini pun merupakan wilayah bekas kesultanan bulungan dulu.

Tidung

Tidung merupakan suku yang mendiami kawasan kalimantan dekat dengan tarakan. Seperti bulungan, tidung didominasi oleh islam. Sekarang orang tidung banyak mendiami kabupaten Tana Tidung, yang merupakan kabupaten baru pemekaran dari kabupaten Bulungan. Dulunya orang tidung juga mempunyai kesultanan sendiri, kesultanan tidung.

Bajau

Bajau merupakan gypsi laut, selama hidupnya tidak terpisahkan oleh laut. Bahkan secara genetik bajau telah berevolusi menjadi manusia yang memungkinkan untuk bertahan di air lebih lama daripada rata-rata. Orang bajau mendiamai kawasan di pesisir timur. Rumah-tumah mereka biasanya dibangun di atas air. Jumlah mereka tidak sebanyak suku lain karena sebagian besar orang bajau hidup di kawasan lain semacam pesisir sulawesi, pulau-pulau sekitar laut sulawesi, timur sabah, dan kawasan selatan phillipines. Di area kerja saya terdapat satu desa yang didominasi etnis bajau.

 

Etnis lain yang bukan native tapi banyak berada di Kaltara antara lain

Bugis

Kedekatan geografis dengan sulawesi membuat suku bugis banyak mendiami kaltara, terutama pesisir timur. Awalnya mereka datang karena beberapa sebab. Seperti pengaruh politik (misal pelarian dari anak buah Kahar Muzakar) atau kebetulan mendapai daratan baru yang bisa dihuni setelah berlayar. Mereka membuka lahan dan berkebun. Dan karena prospek bagus mereka mengundang teman dan keluarga dari sulawesi untuk bercocok tanam di sini. Jadilah jumlahnya banyak.

Jawa

Program transmigrasi Pak Harto membawa pengaruh besar karena banyak satuan pemukiman orang jawa di sini. Di daerah saya ada dua desa yang penduduknya merupakan transmigran dari jawa.

Toraja

Dari pengamatan, entah kenapa banyak orang toraja yang ada di bulungan. Di puskesmas saya bahkan ada 4 orang toraja (meanwhile saya jawa sendiri).

Timor

Orang timur banyak di kaltara, terutama pada daerah yang mempunyai perusahaan sawit melimpah. Di area kerja saya, jumlah pekerjaan lebih banyak dari jumlah penduduk. Karena itulah jumlah penduduk semakin meningkat. Akibatnya jumlah kunjungan pasien ke puskesmas juga meningkat. :( Ini juga yg menarik banyak orang timur datang. Orang timur yang berada di sini kebanyakan datang dari flores, alor, solor, lembata, dan pulau timor.

Tionghoa

Etnis tionghoa sudah lama bermukin di kaltara. Biasanya konsentrasinya lebih banyak di daerah perkotaan semacam tarakan dan tanjung selor, meski saya punya temen dokter tionghoa yang asalnya di daerah hulu, 4 jam dengan speed boat dari tanjung selor.

Di tanjung selor sendiri orang tionghoa banyak berada di sekitar kampung arab dan di jalan sepanjang tepian sungai kayan. Terdapat kelenteng besar yang menghadap langsung ke sungai.

Manado

Saya hanya punya kanalan satu orang manado di sini, jadi saya tidak tau seberapa banyak etnis manado. Namun mungkin di tarakan lebih banyak. Salah satu perawat puskesmas bahkan punya suami orang manado. Kemiripan budaya dan agama dengan dayak mungkin jadi faktor yang membuat banyak orang manado (dan toraja) ada di sini.

F. EKONOMI



Perekonomian Kalimantan Utara Triwulan II-2022 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 30,38 triliun rupiah dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 16,38 triliun.

Ekonomi Kalimantan Utara Triwulan II-2022 terhadap triwulan II-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 4,91 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,94 persen. Dari sisi Pengeluaran pertumbuhan tertinggi Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 6,48 persen.

Ekonomi Kalimantan Utara Triwulan II-2022 terhadap triwulan I-2022 mengalami pertumbuhan sebesar 2,64 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Administrasi Pemerintahan sebesar 12,13 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan sebesar 53,78 persen.

Ekonomi Kalimantan Utara semester I-2022 terhadap semester I-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 4,73 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh pertumbuhan hampir semua lapangan usaha, tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Perdagangan Besar Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 10,76 persen. Dari sisi Pengeluaran pertumbuhan tertinggi Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 7,69 persen.

Secara spasial, struktur ekonomi wilayah Pulau Kalimantan Triwulan II-2022 didominasi oleh Provinsi Kalimantan Timur sebesar 53,47 persen dan yang paling kecil Provinsi Kalimantan Utara sebesar 7,06 persen. Kinerja ekonomi Provinsi Kalimantan Tengah tercatat memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 7,31 persen dengan peranan sebesar 11,40 persen, sementara Provinsi Kalimantan Utara menempati posisi ketiga dengan pertumbuhan sebesar 4,91 persen (y-on-y).

(kaltara.bps.go.id)

G. PEMERINTAHAN



Sebagai Provinsi baru yang ke 34 di Indonesia, Provinsi Kalimanta Utara diresmikan pada tanggal 22 April 2013 seiring dengan dilantiknya Penjabat Gubernur Kalimantan Utara yaitu Dr. H. Irianto Lambrie oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia di Jakarta. Pelantikan Penjabat Gubernur Kalimantan Utara tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI No.48/P Tahun 2013 tanggal 20 April 2013.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Utara dibentuk melalui hasil Pemilihan Umum Tahun 2014 yang penetapan keanggotaannya dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Timur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Nama Kepala Daerah

1. April 2013 s/d April 2015 - Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M. sebagai Pj. Gubernur,

2. April 2015 s/d Februari 2016 - Drs. H. Triyono Budi Sasongko sebagai Pj. Gubernur,

3. Februari 2016 – 2021 - Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M sebagai Gubernur - H.Udin Hianggio sebagai Wakil Gubernur,

4. September 2020 – Desember 2020 - Dr. Teguh Setyabudi, M. Pd, Gubernur,

5. Februari 2021 – sekarang - Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum sebagai Gubernur - Dr. Yansen TP, M.Si sebagai Wakil Gubernur.

(kaltara.bpk.go.id)

H. PARIWISATA

Air Terjun Sianak


Eksotis mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan Air Terjun Sianak yang terletak di Pulau Terluar dan sekaligus terdepan Indonesia, di Pulau Sebatik. Membutuhkan stamina yang cukup prima memang jika kamu ingin mengunjungi Air Terjun Sianak ini. Lokasinya yang berada di perbukitan dan di tengah hutan menjadi tantangan tersendiri sembari menikmati panorama hutan alami Pulau Sebatik. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang cukup tersembunyi, jadi kamu harus menggunakan pemandu dari desa setempat. untuk lokasi Air Terjun SIanak ini terletak di Desa Bambangan yang berada di dalam wilayah Kecamatan Sebatik Barat.

Kebun Raya Binusan





Jangan tanya deh kalau masalah hutan di Kalimantan lebatnya seperti apa, meski banyaknya pertambangan yang merusak ekosistem hutan yang menjadi paru-paru dunia. Sangatlah beragam flora yang ada di Kebun Raya Binusan ini. Udaranya yang begitu sejuk, lalu adanya spot-spot untuk bersantai menikmati alam hutan lindung menjadi alasan utama wisatawan untuk datang ke tempat wisata di Kalimantan Utara ini. Apalagi dengan adanya Air Terjun Binusan yang akan menyegarkan tubuhmu dan menghilangkan segala keluh kesah di pikiranmu. Kebun Raya Binusan memang sudah menjadi destinasi favorit masyarakat Nunukan untuk menghabiskan akhir pekan dengan berlibur menikmati alam. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Binusan yang masih di dalam wilayah Kecamatan Nunukan.

Tugu Dwikora



Negara kita Indonesia dengan Negara tetangga Malaysia memang cukup sering bersitegang, dan dari era Presiden Sukarno, kita sering berselisish dengan Malaysia. Dan dibangunnya Tugu Dwikora ini menjadi sebagai salah satu bukti, bahwa ketika kita berselisih paham dengan Malaysia. Banyak sekali masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Nunukan dengan berani membela dan mempertahankan NKRI, ketika berkonfrontasi dengan Malaysia pada tahun 1964. Dan yang cukup menarik di Tugu Dwikora ini adalah adanya Tank Amphibi, jangkar, dan meriam Howitser yang pasti sangat keren jika kamu jadikan sebagai background selfie. Tugu Dwikora yang syarat akan makna ini memang sudah menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara, karena nilai sejarah dan juga spot selfie dengan background alutsista yang cukup jarang ditemui.

(direktoripariwisata.id)

I. KEBUDAYAAN

1. Rumah Adat Kalimantan Utara



Rumah Baloy merupakan rumah adat yang  terkenal dari masyarakat Kalimantan Utara. Bentuk bangunan rumah adat ini terlihat lebih modern dan modis karena hasil pengembangan arsitektur Dayak dari Rumah Panjang (Rumah Lamin) yang dihasilkan oleh Masyarakat suku Tidung yang tidak lain merupakan suku di Kalimantan Utara. Seperti suku lainnya, suku Tidung ini mempunyai kebudayaan dan model rumah adat sendiri.


Rumah Adat Baloy Tidung

Rumah Baloy dibangun menghadap ke utara, sedangkan pintu utamanya menghadap ke selatan. Rumah adat baloy terbuat dari bahan dasar kayu ulin. Ada terdapat empat ruang utama di dalam Rumah Baloy yang biasa disebut Ambir, yaitu:

Alat Kait atau Ambir Kiri sebagai tempat menerima pengaduan masalah adat maupun perkara-perkara lainnya.

Lamin Bantong atau Ambir Tengah sebagai tempat pemutusan perkara adat hasil sidang pemuka adat.

Ulat kemagot atau Ambir Kanan sebagai tempat istirahat maupun berdamai setelah selesainya perkara adat.

Lamin Dalom sebagai tempat singgasana Kepala Adat Besar Dayak Tidung.

Sedangkan pada bagian belakang Rumah Baloy, dibuat bangunan di tengah-tengah kolam yang disebut dengan Lubung Kilong. Bangunan ini adalah sebuah tempat untuk menampilkan kesenian suku Tidung, seperti Tarian Jepen.




                                 

Lubung Kilong


Lubung Intamu

Ada lagi dibagian belakang rumah Lubung Kilong bangunan besar sebagai tempat acara-acara pelantikan maupun musyawarah masyarakat. bangunan ini disebut Lubung Intamu.


2. Pakaian Adat Kalimantan Utara



Pakaian adat Kalimantan Utara hampir mirip dengan pakaian adat di Kalimnatan Timur. Karena provinsi ini dulu termasuk kedalam provinsi Kalimantan Timur sehingga untuk suku bangsa dan kebudayannya pun mirip dengan Kalimantan timur.

Pakaian adat pada pria mengenakan rompi tanpa lengan serta dililitkan kain hingga selutut. Dikepala dikenakan topi berhiaskan bulun burung.

Sedangkan pakaian adat pada wanita menegnakan rompi yang bercorak khas Kalimantan tanpa lengan serta bagian bawahnya rok. Dikepalanya dihiasi topi yang unik.


3. Tarian Tradisional: Kencet Ledo dan Jepen 


- Tari Kancet Ledo merupakan tarian daerah yang berasal dari Baram-Sarawak, Kalimantan Utara yaitu suku Dayak Kenyah.  Gerakan tari ini menggambarkan kelembutan seorang gadis, seperti ketika angin berhembus yang mengayunkan padi. Pakaian yang dikenakan dalam tari ini menggunakan pakaian adat suku Dayak Kenyah dengan rangkaian buket sejumlah ekor burung enggang.



- Adapun Tari Jepen merupakan tari bernuansa islam diiringi musik seperti musik rebana. Baju yang dikenakan berupa baju berwarna hijau dan kuning. Jumlah penarinya dalamtari ini dua orang atau lebih pasangan (perempuan dan laki-laki). Tarian ini didominasi dengan gerakan kaki.

Di negeri tetangga tari Jepen juga terkenal disana seperti Filipina, Brunei Darussalam dan Malaysia. Tari Jepen hampir sama dengan tari-tari yang ada diwilayah pesisir seperti Riau, dengan sebutan yang berbeda yakni Tari Zapin atau Japin.

                                                                    

4. Senjata Tradisonal: Mandau

Senjata Mandau merupakan senjata pusaka tradisional suku Dayak, berupa pusaka turun temurun yang dianggap keramat.


5. Suku Bangsa:

Sepertiga penduduk Kalimantan Utara adalah Suku Jawa yang merupakan kelompok terbesar, disusul penduduk asal Sulawesi Selatan. Selebihnya merupakan penduduk asli Kalimantan yaitu Suku Banjar, Suku Bulungan, Suku Dayak, Suku Tidung dan Suku Kutai.


6. Bahasa yang dipakai oleh orang Kalimantan Utara: Bahasa Indonesia, bahasa Tidung, Bahasa Dayak.


7. Alat Musik: 

Babun, yaitu alat musik berbentuk bulat dan terbuat dari kayu, setiap sisinya dilapisi dengan kulit kambing dan ada lubang ditengahnya. Biasanya dimainkan dengan cara dipukul.




                                         

Gambang, terdiri dari 18 bilah bamboo dan dimainkan dengan cara dipukul. 

(pustakaborneo.id)




J. TOKOH TERKENAL

Daftar Tokoh di Kalimantan Utara yang terkenal sebagai berikut:

Dr. H. Irianto Lambrie, Gubernur Kaltara




Jusuf Serang Kasim, mantan Wali kota Tarakan


•Mahyudin, anggota DPR-RI

Udin Hianggio, Wali kota Tarakan


(wikipedia.org)

K. PERGURUAN TINGGI DAN PENDIDIKAN


Universitas Kaltara

Akademi
Akademi Keperawatan Kaltara – swasta
Akademi Bahasa Asing Permata Hati – swasta
Politeknik
Politeknik Malinau - swasta
Politeknik Negeri Nunukan - negeri
Politeknik Bisnis - swasta
Sekolah Tinggi
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tanjung Selorn - swasta
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bulungan Tarakan - swasta
STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati - swasta
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ibnu Khaldun – swasta
Universitas
Universitas Borneo Tarakan - negeri
Universitas Kaltara – swasta
(wikipedia.org)
Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu aspek penting untuk mengukur kualitas penduduk di suatu daerah. Kondisi pendidikan di Provinsi Kalimantan Utara dapat mempengaruhi pembangunan kualitas penduduknya, terutama dalam hal pembangunan manusia. 
Berdasarkan hasil dari penelitian Analisis Kualitas Penduduk di Kalimantan Utara Berdasarkan Indikator Pendidikan tahun2018-2019, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Angka Melek Huruf (AMH) pada Provinsi Kalimantan Utara tahun 2018-2019 mengalami peningkatan pada seluruh kabupaten/kota, dengan AMH tertinggi dimiliki oleh Kota Tarakan senilai 97,99 sedangkan AMH terendah dimiliki oleh Kabupaten Bulungan senilai 83,53.
2. Angka Partisipasi Kasar (APK) Provinsi Kalimantan Utara tahun 2018-2019 secara rerata keseluruhan Kabupaten/Kota mengalami penurunan pada jenjang Pendidikan SD dan SMP, namun mengalami peningkatan untuk jenjang pendidikan SMA.
3. Angka Partisipasi Murni (APM) Provinsi Kalimantan Utara tahun 2018-2019 secara rerata keseluruhan Kabupaten/Kota mengalami kenaikan pada seluruh jenjang pendidikan. Nilai APM untuk jenjang SD, SMP, dan SMA pada tahun 2018 secara berurutan sebesar 90,66; 78,04; dan 61,01 kemudian meningkat pada tahun 2019 secara berurutan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA menjadi 91,89; 78,50; dan 61,52
(gambar : niaga.asia)



Read More …

Pengalaman Ke Jawa

Kala itu usiaku masih belia dengan semangat yang luar biasa saya dan beberapa keluargaku menyiapkan segala perlengkapan untuk menuju ke Jawa menggunakan Kapal Laut. Senyum Bahagia ku aturkan sebab jarang pulang kampung. Persaanku kini telah terpikirkan bnyak tempat wisata yang ingin saya kunjungi. Sebagian besar masyarakat menyadari bahwa pariwisata yang ada di Indonesia khususnya jawa dominan disukai wisata budayanya. Dengan itu pula ada banyak harapan yang menunggu untuk menggapai tempat wisata tersebut.

Hari itu telah tiba aku dan rombongan menaiki kapal sebagai transportasi menuju tujuan saya yaitu Surabaya, Jawa Timur. Meski demikian sebanarnya tujuan saya adalah kampung halaman saya yang berada di Jawa Tengah. Durasi perjalanan untuk kapal laut ini sendiri selama 1 hari 1 malam, yah lama memang namun pengalaman menaiki kapal laut sangat menyenangkan. Disaat matahari terbenam maupun terbit saya terbiasa memandangi pemandangan laut serta ombak yang berderu menghantam lapisan kapal. Sederhana memang namun itu salah satu kebahagiaan tersendiri bagi saya pribadi. Terlebih lagi terdapat banyak ikan di sekitar kapal.

Sesampainya saya di Pelabuhan Tanjung Perak ekspresi legah terpancar di wajah saya karena telah selamat sampai tujuan. Namun ada hal yang menjadi kekawatiran juga karena banyak orang yang berprofesi sebagai pengantar barang yang membabibuta masuk ke dalam kapal. Takut kehilangan rombongan atau tersenggol oleh kurir tersebut. Jadi kami memutuskan untuk turun belakangan agar tidak mendapat hal yang buruk dan tidak diinginkan.

Sebelumnya kami telah memesan travel untuk transportasi darat menuju Jawa Tengah. Jadi setelah berada di depan Pelabuhan kita langsung naik, perjalanan darat ini mencapai sekitar 8 jam. Lumayan tidak menyenangkan bagi saya karena selalu mempunyai pengalaman kurang menyenangkan sebagai penumpang. Terlebih saya orangnya mabukan, jarak dekatpun sudah mual apa apalagi ini dengan jarak 8 jam. Untungnya kami sempat beberapa kali singgah untuk kebutuhan makan hingga toilet. Disitulah kesempatan bagi saya untuk menikmati rehat agar menurunkan perasaan yang kurang nyaman selama berada di dalam kendaraan.

Tak terasa 8 jam telah terlewati akhirnya saya dan rombongan telah tiba di kampung saya Sukoharjo, Jawa Tengah. Membereskan barang barang lalu kemudian istirahat agar adapat sehat melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Wonogiri di keesokan harinya. Sukoharjo ini adalah tanah kelahiran bapak saya sedangkan Wonogiri tanah kelahiran ibu saya. Tak banyak objek wisata yang berada di Sukoharjo karena kabupaten ini termasuk yang sedikit objek wisata alam maka dari itu Wonoghiri menjadi pilihan utama saya untuk berwisata karena terdapat banyak tempat wisata alam yang tentunya saya dapat menikmati itu.

Hari esok pun tiba, saya mulai membersihkan badan hingga membereskan barang serta pakaian ganti untuk menuju ke Kabupaten Wonogiri. Karena saya tidak memiliki motor pribadi di kampung, oleh karena itu saya mencoba untuk meminjam motor di om saya, dan alhamdulillah di pinjamkan. Perjalanan ini saya lakukan mandiri, sangat menyenangkan menurut saya mengendarai motor dengan tanpa ada yang menemani. Memandangi pemandangan yang ada dengan hijaunya persawahan membuat makin menyenangkan perjalanan ini. Wonogiri lokasinya termasuk terletak di daratan tinggi jadi lumayan dingin jika naik motor tanpa menggunakan jaket.

Sesampainya di lokasi tentu bersilaturahmi dulu bersama keluarga tak lupa dengan ekspresi heran karena melihat saya yang telah tumbuh besar dan berbeda di tahun sebelumnya saat mengunjungi rumah ini. Duduk di depan rumah sambal minum teh adalah hal yang paling pas saat itu. Itu membuat saya merefresh Kembali pikiran yang sebelumnya banyak kegiatan dan saat itu dapat menikmati udara segar beserta aktifitas masyarakat setiap harinya. Itu menjadi hal yang paling ku nantikan karena di perkotaan sulit untuk mendapatkan aktifitas seperti ini, dan inilah kesempatan yang wajib saya manfaatkan.

Kunjungan wisata ku di mulai mengunjungi Kebun Teh bersama tante saya. Dengan menggunakan motor. Dengan lama perjalanan 4 jam tentunya lumayan menguras tenaga kita sesekali juga singgah namun berbeda dengan mobil, motor adalah kendaraan favorit saya untuk perjalanan darat yang lumayan jauh jaraknya. Tidak perlu mengkhawatirkan masalah mual dan tidak nyaman. Dengan motor ini saya dapat melakukan banyak hal termasuk dengan mengendarai kecepatan tinggi hehehhe.

Kali pertama berada di Kebun Teh hal yang menyenangkan, hanya duduk dan merasakan dinginnya cuacah disana dan melihat kabut mulai menutupi penglihatan kami. Selain itu kami membeli makanan ringan sebagai tambahan aktifitas yang sangat sederhana ini. Gelak tawa dan bahagia bisa berkumpul dengan keluarga dan menikmati alam yang sangat asri. Tak lama dari ini kami melanjutkan mengunjungi Gerojokan Sewu atau wisata Air Terjun.

Perjalanannya kemungkinan sejaman dan juga termasuk area yang dingin, disini terdapat banyak delman dan kuda untuk disewakan pengunjung. Air terjun ini memliki banyak anak tangga untuk menuju ke lokasinya. Areanya sangat menyenangkan dikelola dengan baik dan tanpa menggerus hijaunya pepohonan diarea tersebut. Air terjunnya lumayan tinggi dan kami menyempatkan untuk berfoto sebagai dokumentasi yang dapat menjadi ingatan memory yang akan datang. Ini sangat menyenangkan namun karena waktu yang singkat kami memilih untuk pulang lebih awal. Sebelum sampai rumah kami menyempatkan singgah di pedagang angkringan untuk santap malam. Disini sangat direkomendaasikan untuk segala makanan yang tersedia, entah kenapa semua terasa enak. Jadi sudah jadi hal yang biasa setelah pulang kampung pasti makin berisi. Menu yang paling saya cari adalah wedang ronde yang memang sangat cocok diminum di malam hari. Dengan gabungan kuah jahe dan bola bola ketan yang berisi kacang hijau didalamnya ini sangat nikmat banget.

Setelah sesampai di rumah badan berasa keram disekujur badan karena seharian berada di jalan, tidak papa ini juga sangat menyenangkan. Selanjutnya saya merencanakan untuk berkunjung ke 2 candi yang terkenal yaitu Candi Borobudur yang ada di Magelang dan Candi Prambanan yang berada di Yogyakarta.

Setelah masa pemulihan habis berwisata di hari sebelumnya akhirnya tepat waktunya saya berkunjung ke 2 tempat wisata selanjutnya. Masih sama seperti sebelumnya saya  menggunakan motor sebagai transportasi handal tentunya. Menuju ke Candi Borobudur adalah pilihan pertama saya. Perjalanannya cukup untuk karenan melewati daerah panas kemudian daerah pegunungan lalu yang terakhir daerah panas. Dengan lama perjalanan sekitar 4 jam kami tiba di kawasan Canti Borobudur. Sangat indah dan megah kawasannya lokasi parkir menuju ke bangunan utama lumayan sangat menguras tenaga namun tetap menikmati Langkah demi langkahnya. Oh iya sangat menyarankan untuk membawa topi sebagai penangkal panas matahari yang lumayan sangat panas. Sebelumnya saya mengira, saya akan di suruh menggunakan sarung khas daerah tersebut seperti yang biasa digunakan oleh wisatawan namun ternyata salah. Tidak masalah yang terpenting kami masih bisa merasakan keindahan bangunan ini. Sangat terkesima dengan bangunan ini dengan segala arsitektur bangunan yang sangat maju pada masa itu dan sangat detail. Candi Borobudur mungkin memiliki 10 lantai dengan berbagai stupa, saya lupa berapa jumlah pastinya. Saya juga mencoba mitos memegang patung yang berada di stupa akan dikabulkan permintaannya wkwkwk hanya penasaran sih namun tidak mempercayai sepenuhnya juga sih. Berfoto foto dengan keindahan bangunan ini kemudian kami beranjak untuk balik menuju ke Candi Prambanan. Namun saat jalan menuju parkiran Candi Borobudur ternyata klami melewati pedagang oleh oleh itu juga menjadikan saya ingin membeli sesuatu di area ini.

Perjalanan kami menuju Candi Prambanan termasuk tidak memiliki kesulitan. Sama dengan Borobudur, Candi ini juga lumayan panas dan jarak lokasi utama dengan parkiran membutuhkan perjalanan kaki kira kira 15 menit. Pengelolaan wisata ini sangat menarik dengan memasuki juga beberapa ruangan seperti museum untuk memahami cerita dibalik bangunan sejarah ini. Dalam kompleks ini juga terdapat 2 candi kecil pelengkap dari Candi Prambanan. Foto foto selesai kemudian kami lanjut untuk mengunjugi sekalian Jalan Malioboro untuk membeli oleh oleh seperti baju, celana, tas dan lain lain.

Jalan Malioboro sedang terjadi pelestarian pada saat itu jadi banyak bagian jalanan yang masih kurang enak dipandang. Oh iya kami juga singgah santap malam disini, kurang menyenangkannya saat terdapat banyak pengamen yang mengganggu nikmatnya santap malam kami. Setelah kami pastikan bahwa semuanya telah terbeli, kami mencoba untuk singgah foto foto dulu menikmati suasana jalanan malioboro dengan banyak seniman dipinggir jalan. Dan setelah Lelah berkeliling akhirnya kami memilih untuk pulang. Dan alhamdulillah kami tiba di rumah dengan selamat.

Sekian dan terimakasih.

Read More …

Assalamualaikum Wr. Wb. 

Halo teman teman disini say akan memberikan rekomendasi dan deskripsi beberapa lokasi wisata yang memberikan pengalaman bagi anda. 
DUNIA AIR PANDAWA
(PANDAWA WATER WORLD)

Sumber Google
Letak geografis


Pandawa Water World Solo ini bertempat di Kompleks Pandawa Solo Bary, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pengunjung membutuhkan sekitar 15 menit perjalanan dari pusat kta dolo denga berkendara.
Objek wisata ini mudah untuk dijjangkau karena lokasinya yang hanya berjarak 4 km dari pusat kota Solo. Wisatawan yang berangkat dari Solo tinggal menyusuri rute di kawasan Keraton Kasunanan menuju Pasar Klewer, lalu ke Barat hingga msampai perempatan Coyudan. Diperempatan ini ambil jalan ke kiri dan ikuti jalan tersebut hingga bertemu Perempatan Patung Pandawa.


Keunikan yang menarik wisatawan

Sumber Google


Pandawa Water World Solo salah satu tempat wisata keluarga alternatif di kota budaya ini. Waterpark yang dirancang dengan bertemakan cerita mahabarata.Beragam wahana dan permainan baik untuk orang dewasa maupun anak-anak bisa dicoba di waterboom solo ini. Seperti kebanyakan waterpark lainnya wahana seperti : wave pool, action river, fantastic slides, dll bisa dijumpai. Tentu keunikan etnik desain waterboom menjadi salah satu keunggulan yang menjadi pembeda dari waterboom lainnya.
Beragam wahana dan permainan air bisa dimainkan di sini. Tidak kurang dari 27 wahana air siap menghibur pengunjung yang bermain di waterboom solo ini. Beberapa diantaranya Wave Pool : Kolam ombak yang mensimulasikan ombak laut buata. Rasakan deburan ombak yang akan mengombang-ambing, tapi jangan khawatir wahana ini tetap aman untuk dicoba.

Fasilitas umum yang disediakan

Selain beberapa wahana, dikawasan Pandawa Water World juga terdapat beberapa foodcourt dan restoran yang menyediakan aneka sajian diantaranya adalah:
- Mile's Kitchen
- Seger (Juice and Burger Bar)
- Franklin
- Kriuk Kriuk
- Topper Crepes
Pandawa Water World juga dilengkapi fasilitas penunjan seperti:
- Loker
- Tube 
- Musala
- Medical Room
- Pandawa Futsal
- Pandawa Fitnes (meliputi: Gym, Sauna, Yoga, Aerobic)
- Pandawa Tenis 

Jam operasional

- Hari Kerja (Senin- Jumat) 12.00 - 18.00 WIB
- Akhir pekan dan hari libur 08.00 - 18.00 WIB
- Setiap haroi ( khusus kolam renang) 07.00 - 18.00 WIB
- Setiap hari selasa libur, kecuali hari tersebut adalah libur umum (diganti rabu)

Pengelola 

Pengelola daya tarik wisata ini adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang wisata tirta


CURUG KRAJAN

Sumber Google

Letak Geografis

Wisata Sukoharjo, Curug Krajan masih alami. Belum banyak pengunjung yang datang ke curug atau air terjun ini. Tempat wisata ini berada di Desa Krajan sebagaimana sesuai dengan nama air terjunnya. Lokasinya berbatasan dengan Kb. Gunung Kidul yaitu berada di ujung selatan Sukoharjo.Curug Krajan terletak di pegunungan Bronggang, Krajan, Weru, Sukoharjo. Dukuh itu berada sekitar 30 km dari kawasan kota Sukoharjo.
Rerumputan membentang, pepohonan asri berdiri menantang langit, dan kemericik air sungai menciptakan harmoni panorama yang memanjakan mata. Tidak hanya ada satu grojokan, di kawasan ini ada dua air terjun sekaligus yang bisa disambangi. Selain itu, gerojokan di tempat ini juga bertingkat-tingkat dan memiliki aliran yang cukup jernih dan cenderung tidak deras.

Keunikan yang menarik wisatawan

Wisata Curug Krajan di Weru Sukoharjo Jawa Tengah merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah krajan juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota sukoharjo juga terkenal akan keindahan obyek wisatanya , salah satu contohnya adalahWisata Curug Krajan di Weru Sukoharjo Jawa Tengah ini.Salah satu keindahan wisata Kabupaten Sukoharjo yang tersembunyi yang masih belum banyak dikunjungi wisatawan adalah Curug Krajan. Tempatnya tersembunyi karena jarang tereksplore dan juga letaknya yang berada di sudut Selatan Sukoharjo.
Curug Krajan, merupakan sebuah nama air terjun yang beraliran sungai kecil dari curug Krajan yang masih asri dan jernih. Lingkungan sekitarnya pun masih begitu alami dan bersih. Curug ini terletak di Desa Krajan Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Yang sebenarnya mempunyai pesona yang lumayan indah yang terletak tak begitu jauh dari perumahan warga. Air terjun ini belum terlalu ramai oleh pengunjung. Yang datang kesini biasanya anak-anak remaja yang mencari tempat untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman. Saat weekend pun tempat ini juga tidak terlalu ramai sehingga sangat cocok untuk mencari tempat refreshing yang sepi untuk melepas rasa penat atau rasa bosan / jenuh dan lari sejenak dari hiruk pikuk.

Fasilitas umum yang disediakan

Wisata Curug Krajan di Weru Sukoharjo Jawa Tengah bisa dibilang sebuah wisata alam yang memiliki beberapa akan fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :
– Area Parkir kendaraan
– Mushola
– Kamar mandi / MCK
– Penginapan
– dan masih banyak lainya

Jam operasional

Operasional wisata Air Terjun Krajan Sukoharjo buka setiap hari mulai dari jam 08.00 – 16.00 WIB

Pengelola 

Pengelola daya tarik wisata  ini adalah masyarakat sekitar


GUNUNG SEPIKUL

Sumber Google

Letak Geografis

Gunung sepikul adalah pegunungan batu yang berada sekitar 20 km arah selatan Kabupaten Sukoharjo, terletak di Dukuh Gunung Lor, Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Warga memberi nama Gunung Sepikul karena bentuknya seperti barang yang siap dipikul.

Keunikan yang menarik wisatawan

Bicara tentang asal usul tempat Gunung Sepikul Sukoharjo, ada legenda di dalamnya. Objek wisata di Jawa Tengah ini konon ada kaitannya dengan legenda Bandung Bondowoso. Banyak orang mempercayai bahwa bebatuan raksasa di tempat ini, merupakan batu yang dipakai Bandung Bondowoso dalam membangun Candi Prambanan. Bandung Bondowoso ialah seorang pangeran yang memilii kekuatan untuk membangun candi dalam waktu singkat.
"Gunung Sepikul menyimpan cerita sejarah, salah satu bebatuan yang digunakan untuk membangun 1.000 candi oleh Bandung Bondowoso," kata Bayan Brenggalan, seorang warga Desa Tiyaran, Widodo, dikutip dari Solopos.com. Bahkan penamanaan gunung 'Sepikul' ini diambil dari bentuk perbukitan yang seperti barang siap 'dipikul'.

Fasilitas umum yang disediakan

Gunung Sepikul merupakan salah satu destinasi yang terletak di Kabupaten Sukoharjo. Dengan tempat yang asri dan juga terawat, fasilitas yang disediakan cukup lengkap, mulai dari area parkir yang cukup luas. Akan tetapi, area parkir hanya cukup untuk kendaraan roda dua saja, untuk akses travel maupun bus tidak dapat masuk karena jalan yang sempit dan berada di tengah pedesaan. Selain area parkir, juga tersedia warung makan, toilet, dan musala. Buat kamu yang hobi berfoto, ada spot foto yang menarik dari atas puncak Gunung Sepikul ini.

Para pengunjung hanya perlu mengeluarkan biaya Rp 2.000 saja untuk biaya parkir. Dan untuk masuk menuju puncak para pengunjung dikenakan biaya sukarela atau seikhlasnya saja. Dengan mengeluarkan dana sukarela tersebut, para pengunjung dapat menikmati fasilitas yang telah disediakan.  

Jam operasional

Objek wisata ini dapat buka dari pagi hingga petang. Waktu yang tepat untuk berkunjung adalah di pagi buta untuk melihat matahari terbit. Bisa juga sore untuk menyaksikan matahari terbenam. Jam Operasional Setiap hari      05:00 –  18:00 WIB

Pengelola

Potensi wisata alam Gunung Sepikul kini terus digarap Pemerintah Desa (Pemdes) setempat dan digadang-gadang menjadi kawasan wisata andalan bagi Kabupaten Sukoharjo di bagian selatan. Gunung Sepikul dikelola oleh Karang Taruna. Dibuka dari awalnya melihat potensi alam di wilayah perbukitan bebatuan yang ternyata sangat tinggi. Pemeliharaan kawasan wisata Gunung Sepikul selama ini hanya mengandalkan dari hasil pendapatan parkir, serta uang sukarela dari para pengunjung.

TAMAN BATU SERIBU


Sumber Google

Letak Geografi

Destinasi wisata ini masyarakat kenal sebagai Taman Batu Seribu, dan merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sukoharjo.Tepatnya, lokasi destinasi wisata ini terletak di Gentan, Bulu, Pacinan, Sukoharjo. Medan ke destinasi wisaat ini cukup menantang, karena melewati jalan aspal yang berkelok dan pemandangan Bukit Seribu. Saat perjalanan menuju lokasi Umbul, pengunjung akan melihat pemandangan asri rerimbunan pohon jati. Nama Pacinan berasal dari legenda pasangan suami istri bernama Ki Gathok dan Nyi Lanjar yang telah berjanji untuk sehidup semati. Suatu ketika, Ki Gathok berniat mencari kayu bakar di hutan. Di tengah perjalanan, ia menemukan sebutir telur dan ia memakannya. Setelah memakan sebutir telur tersebut, Ki Gatok merasa tubuhnya kepanasan. Ia kemudian berlari mencari sumber air hingga tak sengaja mencabut rumput pacing. Dari rumput pacing inilah air keluar. Meskipun sudah membasahi tubuh dengan air namun Ki Gatok tetap merasa kepanasan. Padahal di sisi lain, air keluar semakin membesar hingga menenggelamkan tubuh Ki Gatok. Sementara di rumah, Nyi Lanjar merasa gelisah hingga memutuskan mencari Ki Gatok. Di tengah perjalanan, Nyi Lanjar menemukan potongan sisa telur yang termakan oleh Ki Gatok. Akhirnya, tubuh Nyi Lanjar mengalami kepanasan yang luar biasa seperti Ki Gathok. Dan ia memutuskan untuk menghanyutkan diri ke genangan air pacing. Dari sinilah nama Pacing terbentuk yang berarti “rerumputan.”

Keunikan menarik wisatawan

Kolam renang di tengah hutan dan bersumber langsung dari mata air tentunya sangat menarik. Kesegaran udara di antara pepohonan dan kemurnian airnya menjadi daya tarik tersendiri bagi destinasi semacam ini. Bagi masyarakat Sukoharjo dan sekitarnya, kolam renang di antara pepohonan dengan sumber air dari dalam bumi bisa didapatkan dengan mudah di obyek wisata Baru Seribu. Bagi sebagian orang, nama destinasi ini mungkin tidak asing lagi karena memang sudah ada sekitar kurang-lebih 30 tahun. Selain itu, Batu Seribu juga pernah berjaya sekitar tahun 90-an sampai awal tahun 2000.

Fasilitas umum yang disediakan

Umbul Pecinan Batu Seribu tidak hanya memiliki fasilitas kolam pemandian.
Wisata alam ini tersedia berbagai fasilitas yaitu, area bermain, gardu pandang, satwa untuk sarana edukasi anak, camp ground dan kolam renang, gazebo, ruang ganti, toilet.
Namun, akses jalan sempit dan berbahaya karena memiliki lebar enam meter.

Jam operasional

Operasional area wisata ini adalah 09.00 - 17.00 WIB

Pengelola

Wisata ini dikelola oleh suatau perushaan wisata tirta yang berada di Sukoharjo

 

THE HERITAGE PALACE
Sumber Google

Letak Geografi

Kawasan wisata The Heritage Palace ini merupakan destinasi wisata yang relatif masih baru, karena baru saja dibuka pada tanggal 9 Juni 2018. Hingga saat ini The Heritage Palace mampu menarik banyak pengunjung, karena suasananya yang kental dengan nuansa Eropa klasik tempo doeloe. Salah satu bangunan yang sangat menarik perhatian adalah bangunan gaya romawi yang mewah nan megah.

The Heritage Palace terletak di Kabupaten Sukoharjo dan hanya berjarak 9 kilometer saja dari pusat kota Solo. Alamat tepatnya di Jl. Permata Raya, Dukuh Tegalmulyo RT 002/RW 008, Honggobayan, Pabelan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Dari Kota Solo, Anda hanya memerlukan waktu perjalanan sekitar 21 menit saja. Selain itu tempat ini sangat mudah ditemukan karena cerobong asap bangunan bekas pabrik ini dapat terlihat dari jauh. Cara paling mudah untuk menuju The Heritage Palace tentu saja dengan memanfaatkan petunjuk jalan dari Google Maps. Atau bisa juga menggunakan paket wisata dari biro perjalanan dan wisata yang akan mengantar Anda berkeliling setiap destinasi wisata yang ada.

Keunikan menarik wisatawan

The Heritage Palace dibuka sebagai kawasan wisata pada pertengahan 2018. Hampir sama dengan wisata De Tjolomadoe, yang mana destinasi wisata ini dibuat dari pabrik bekas gula yang bernama Gembongan. Tak heran jika suasana yang ditawarkan pada destinasi wisata ini sangat klasik khas dari bangunan Eropa. The Heritage Palace merupakan warisan sejak tahun 1892. Bangunan dari pabrik gula tersebut adalah salah satu peninggalan masa kerajaan Mataram Islam. Karena The Heritage Palace merupakan bekas pabrik gula, tak heran jika terdapat cerobong asap. Cerobong itu dipakai pada setiap proses pembuatan gula saat itu. Namun, dikarenakan bangunan tersebut sudah menjadi destinasi wisata, kehadiran cerobong asap tersebut membuat sauna menjadi cukup unik. Dengan ketinggian yang mencapai lebih dari 25 meter, membuat siapa saja akan terpukau saat melihatnya.

Fasilitas umum yang disediakan

Fasilitas umum yang tersedia di The Heritage Palace juga sangat lengkap dan memadai. Contohnya saja lahan parkir yang sangat luas dan dapat menampung puluhan mobil serta bus pariwisata yang datang.

Kendaraan roda dua juga sudah dipersiapkan tempat parkir tersendiri sehingga bisa lebih aman. Selain itu fasilitas toilet umum bisa dengan mudah Anda temukan di dalam area wisata satu ini.

Ditambah lagi kursi-kursi taman untuk pengunjung istirahat santai banyak tersedia terutama di area Outdoor. Dengan berbagai fasilitas ini Anda bisa berkeliling The Heritage Palace dengan nyaman dan senang.

Jam operasional

Tempat wisata keluarga ini bisa dikunjungi mulai pagi hari. Tepatnya mulai pukul 09.00 sampai pukul 16.00 WIB.

Pengelola

The Heritage Palace yang dikelola oleh pihak swasta (PT. Gendhis Mas Sentosa Abadi) dengan melakukan revitalisasi bekas Pabrik Gula Gembongan.

Nah sekarang udah tau kan lokasi wisata yang menarik di Kab Sukoharjo ? Yuk waktunya list hari libur untuk liburan di ke 5 wisata di atas. Happy Hollyday man teman :)

Read More …